Tuesday, June 24, 2008

Monday, May 12, 2008

RDI 5.30 Smart Kuliner



Tanggal 9 Mei kemaren dapat undangan dari Reader Digest untuk mengikuti talk show bulanannya di salah satu restoran dengan bahasan Smart Kuliner. Wahh..semangat dong mo ikutan, mana pas lagi dengan program gw saat ini (ehem..biasa..kontrol makanan en diet golongan darah). Pas jam 5, gw dah nyampe di Plaza Sentral, restoran Kembang Goela dan ternyata sudah ebberapa orang duduk dengan tenangnya di meja-meja yang sudah disiapkan. Well, suasananya lebih cozy dan nyaman dibandingkan acara RDI sebelumnya di beberapa cafe di Jakarta. Sekitar jam 5.30an acara pun dimulai dan bahasan pertama tentang tempat makanan yang enak-enak di seputar Jakarta. Mas Adi "Kopi"--salah satu moderator Jalan Sutra--sharing tentang selera makannya dan tentu saja sekalian promosi buku Jalan Sutra yaitu Buku Kuliner tTmpo Doeloe & Kuliner Aneka Bebek. Wuehh.langsung semangat dong beli yang Kuliner Tempo Doeloe pulus minta tanda tangan para penulisnya yang kebetulan sebagian besar datang. Setelah kuliner dan membayang makanan yang sedap-enak-menggiurkan, mulai ke topik yang sangat ditunggu, yaitu soal kolestrol--yang dipresentasikan oleh dokter muda dari Pfizer. Mmm..gw pengen nanya tetapi gak dapat kesempatan saking banyaknya peserta yang bersemangat bertanya dan curhatd dengan sang dokter. Ada beberapa seputar fakta kolestrol yang amat menarik yaitu:
  1. Mitos: Cukup dengan menghindari daging, santan, jeroan, dan keju dalam makanan, maka kadar kolestrol pasti normal. Fakta: Belum tentu. Karena 80% dari kolesterol darah dihasilkan secara "endogen" (makanan hanya "menyumbang" 20%) . Bila metabolisme tubuh sudah memburuk, maka dibutuhkan obat untuk mengendalikan kadar kolestrol secara terus-menerus (jangka panjang). Selain itu dibutuhkan pula modifikasi gaya hidup melalui diet dan olahraga.
  2. Mitos: Orang gemuk memiliki kadar kolesterol leibih tinggi dibandingkan orang kurus. Fakta: Belum tentu, karena kadar kolesterol dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk apa yang anda makan, seberapa cepat tubuh anda memproduksi dan membuang kolesterol LDL yang jahat, tingkat kesehatan dan kebiasaan makan.
  3. Mitos: Pada orang dengan kadar kolesterol tinggi jika berolahraga, diet dan dalam keadaan fit, berarti kadar kolestreol pasti baik. Fakta: Selain olahraga dan diet ada hal yang lain mempengaruhi kadar kolesterol seperti berat badan, merokok, riwayat keluarga, umur, dan jenis kelamin. Agar kolesterol terkontrol, dibutuhkan pola hidup sehat (diet dan olahraga) serta kepatuhan minum obat.
Gw makin mantap untuk menerapkan pla diet golongan dara dan mulai untuk giat berolahraga, mengingat gw termasuk golongan yang beresiko terkena penyakit kolesterol dan jantung cadiovascular... Hiyaaaaa...semangat!!!!!!

Monday, April 21, 2008

Review: Michou d'Auber


Invitation untuk menonton Festival Sinema Prancis datang lagi....
Setelah menonton The Diving-bell & the Butterfly di Blitz atas undangan majalah Mu-phi, gw dapat lagi undangan atas majalah Reader's Digest untuk menonton film Michou d'Auber di PIM hari sabtu tanggal 19 April '08 kemaren

Kebetulan gw dan adek gw, Meli, dateng "kepagian"...alias jam setgh 11 (karena kita diwanti2x untk dateng jam 10..lahhh..pagi amat). Dengan gaya casual (binun ama dress code-nya,..wlo tetap menghormati permintaan panitia dengan memakai busana ala red, blue, white..heheh), kita menunggu sambil melihat-lihat, mungkin aja ada yang kenal..(eee ternyata gak ada yg kenal..heheh)

Sekitar jam 11 lewat, kita dipersilahkan masuk sambil membawa goody bag dari panitia..(mayann..dapat minuman..xixixi) dan seperti yang sudah gw duga, pasti RD membagi2xkan door prize sebelum pemutaran film dimulai. Kita sih semangat2x aja ikutan quiz karena isi pertanyaan berhubungan dengan RD bulan April. Hasil semangat ikutan quiz akhirnya diperoleh adek gw yang memenangkan salah satu pertanyaan...hehehe....(namanya juga quiz,..pasti semangat nunjuk dehh...)
Jam 11.30 tepat, film pun dimulai

Btw, gw gak sempat foto2x,...klo di-poto sih kyknya beberapa kali..tapi hasilnya mana ya?...Mmm..mungkin akan dimuat di RD ebrikutnya?...

Cut the crap...to the point ya...;)

Director: Thomas Gilou
Writers: Jean Cosmos, Thomas Gilou, Messaoud Hattaou
Cast: Gerard Depardieu (as Georges), Natalie Bale (as Gisele), Samy Seghir (as Messaoud/Michelle/Michou), Mmedy Keraouni (as Abdel)

Sinopsis:
Dengan setting tahun 60-an--saat Algeria sedang bergeliat untuk bebas dari jajahan Perancis, seorang ayah terpaksa memutuskan menitipkan kedua anak laki-lakinya ke rumah penitipan sementara (foster care) karena istrinya sakit dan dirinya yang tak mampu menjaga karena harus tugas penuh di pabrik. Messaoud dan Abdel, dua bersaudara keturunan Algeria-muslim ini dititipkan kepada 2 keluarga Perancis yang berbeda, Abdel di sebuah keluarga petani dan harus bekerja keras sedangkan Messaoud "diasuh" sementara oleh seorang perempuan bernama Gisele dan bersuamikan seorang bekas tentara yang pernah bertugas dibeberapa negara dan tidak menyukai bangsa Arab. Untuk menutupi identitas messaoud, Gisele mengganti nama Messaoud dengan Michelle (yang akhirnya dipanggil Michou) dan mewarnai rambut Messaoud menjadi pirang; untuk mencegah reaksi dan hal-hal yang tidak inginkan dari sang suami, Georges

My review:
Agak lega juga saat membaca teksnya karena hanya 1 bahasa..(hehe..asli deh, klo ada 2 teks bahasa di layar--mata ini akan selalu otomatis membaca kedua--njadi cepat lelah ;p)

Awal adegan dibuka dengan memperlihakan sosok bapak "arab" dengan 2 orang anaknya yang bergegas menuju panti asuhan. Kondisi yang terpaksa dan tidak memungkinkan membuat sang bapak harus rela menitipkan anak2xnya di keluarga lain untuk sementara waktu.

Sang adik yang manis akhirnya dititipkan kepada sebuah keluarga tanpa anak, yaitu pasangan Gisele dan Georges yang sangat tidak suka dengan orang arab, terutama dengan orang algeria.

Peran Gerard Depardieu (Georges) bisa dibilang amat kental dalam film ini, apalagi fokus hubungan antara Michou dengan Georges benar-benar ditonjolkan hampir di seluruh bagian film. Messaoud/Michou yang baru berumur 9 tahun benar-benar menampilkan sosok anak yang sopan, santun dan haus akan kasih sayang keluarga. Muka-nya yang manis langsung bikin kesemsem. Begitu juga Georges yang merasakan adanya "perbedaan" pada diri Michou apabila dibandingkan dengan anak-anak angkat yang pernah diasuhnya. Georges belom sadar akan status Michou yang merupakan anak turunan Arab Muslim-Algeria yang notabene amat dimusuhi di daerahnya saat itu.

Walopun Gisele amat rapi menyimpan identitas Michou (dari mengganti namanya, Messaoud El Matten menjadi Michelle d' Auber sampai men-cat rambut hitam Michou maenjadi pirang) akhirnya Gergeous mengetahui juga. Tetapi karena rasa sayang dan cinta yang sudah terlanjur (istilah memes terlanjur sayang) kepada Michou--Georges tidak menghiraukan latar belakang tersebut; bahkan membela Michou mati2xan saat teman2xnya "mengerjai" Michou dan tetap memberikan tempat dan perlindungan bagi Michou.

Adegan lucu sempat diselipkan ditengah2x drama yang terjadi, salah satunya seperti saat Georges memberikan tutor mendikte
ala militer kepada Michou (plus cara2x salute dan penghormatan kepada Jenderal deGaulle).
Score music-nya juga pas banget...sesuai dengan tiap-iap adegan yang disajikan

Gilou dengan indah memperlihatkan hubungan yang terjadi antara sang orang tua angkat yang memiliki masalah rumahtangga dengan sang anak angkat yang memiliki latar belakang yang berbeda mampu saling membangun rasa cinta dan kepercayaan, Gilou juga secara lugas memperlihatkan betapa sederhana hubungan yang terjalin tanpa melihat perbedaan ideologi, agama, dan kebangsaan; dapat membuat dunia menjadi lebih indah...

Friday, April 18, 2008

Review: The Diving-bell & The Butterfly


Gw memang berencana untuk menonton film ini karena melihat sinopsis ceritaya yang bagus, dan gw sangat beruntung karena mas Cipto ngundang gw lagi untuk ikutan nonton bareng Mu-phi di Blitz kemaren (Thx alott….) dan so pasti sesuai janji gw, bakal nulis review 2000 karakter…hahaha sanggup koq..asal tahan sama cerita gw yang ngalor ngidul

Karya : Julian Schnabel (2007)
Pemain : Mathieu Amalric, Emmanuelle Seigner, Anne Consigny,
Marina Hands, Emma de Caunes, Jean-Pierre Cassel.
Awards: 27 prix internationaux (dont Golden Globe du Meilleur Film Etranger et César du Meilleur Acteur), 27 nominations dont 4 aux Oscars
Filmography Julian Schnabel :
Basquiat (1996) Before Night Falls (2000) The Diving Bell and the Butterfly (2007)

Sinopsis Film:

Pada tanggal 8 Desember 1995, Jean-Dominique Bauby atau yang akrab dipanggil Jean-Do terserang stroke mendadak yang membuatnya koma. Padahal Jean-Do termasuk orang yang sangat sehat, berukuran tubuh sedang dan jarang sakit-membuat para dokter cukup bingung dengan keadaannya. Ketika ia sudah sadar, semua fungsi tubuhnya rusak, dari kepala hingga ujung kaki.Jean-Do terserang penyakit yang dikenal di dunia medis sebagai “locked-in syndrome”, ia tidak lagi dapat bergerak, berbicara, bahkan bernapas tanpa bantuan medis. Satu-satunya bagian yang masih berfungsi dari tubuh lumpuhnya hanyalah mata kirinya. Mata ini menjadi penghubungnya dengan dunia, dengan orang lain, dan dengan kehidupannya.

SPOILER ALERT!!!

My Review:

Awal film dibuka dengan lagu ”Beyond the sea” dalam versi bahasa perancis (ehmm..CMIIW, bener kan ya judule Beyond the sea?..gw ama temen gw, Silvi sempet berantem soal judul lagunya karena mnurutnya judulnya Sailing,..heheh) dan agak manyun juga melihat text-ya double yaitu bhs indo dan bhs inggris, karena otomatis mata gw akan membaca kedua bahasa tersebut ;p

Adegan dibuka “agak ajaib” yaitu pemandangan buram dan kadang tertutup—dan langsung kita sadari—itu merupakan sudut pandang si pasien—yang masih dalam keadaan setengah sadar dan linglung. Sempat agak lelah juga karena adegan ini cukup lama tapi ternyata sang sutradara pintar dengan memadukan antara pandangan mata si pasien alias Jean-Do dengan pandangan mata biasa.

Film “mengalir” dengan indah--memperlihatkan bagaimana keadaan Jean-Do dalam usahanya menerima kenyataan bahwa dia bukanlah lelaki normal lagi, yang sukses sebagai editor terkenal majalah Elle, yang memiliki 3 anak manis dan pacar yang cantik. Wlopun kondisi seperti “zombie” tetapi Jean-Do tetap mensyukuri dirinya masih bisa mengingat memori dan berimajinasi (entah itu imajinasi untuk sembuh, imajinasi tenggelam di lautan dengan menggunakan pakaian selam kuno—sampai imajinasi “liar” bercinta dengan sang pacar di tepi pantai) membuat kita sempat tertawa tetapi tetap dalam perasaan haru.

Adegan diakhiri dengan kilas balik saat Jean-Do masih sehat wal’afiat dan hendak bersenang2x dengan anaknya dan mendadak serangan stroke pun mulai menyerang

Oh..gosh..ini film Two thumbs up!!!..Gw sempat berkaca-kaca melihat penderitaan Jean-Do dan bagaimana dia dengan gigihnya membuat buku memoir (yg tentunya dipersembahkan untuk anak-anak tercinta) hanya dengan kedipan mata dan bantuaan translater.

Ada 3 bagian yang w inget dari film itu

- Locked-in Syndrome --- saat dokter memberitahu keadaan buruk Jean-Do

- A batalyon of cripples --- tempat rumah sakit Jean-Do dirawat yang penuh dengan orang-orang lumpuh

- My imagination my memories --- bagian berharga dari Jean-Do yang masih berfungsi sangat normal

So, in my opinion,..film ini 5 of 5..two thumbs up..(jadi kepengen nyari butleg-nya nih..hehehhe)

Ada momen lucu saat nonton bareng ini. Film berakhir menampilkan title score dan untuk beberapa menit-penonton masuh diam terpaku di kursi masing-masing. Mungkin masih terpana (seperti gw) karena memang masih menginginkan sesuatu muncul dari layar film...

Well,..tapi ya sudah selesai dan gw sangat—sangat berkesan dengan film ini..(secara personal, film ini ”menyindir” gw karena Jean-Do yang lumpuh masih mampu menghasilkan sebuah buku—sedangkan gw yang harus membuat motivation letter sebanyak 2 lembar membutuhkan waktu yang lama...;p)

Monday, April 7, 2008

Blogger day & Charger


Akhirnya,..jadi juga kita ke acara Blogger Day yang diadain sama British Council di tempat yang "ini masih Indonesia" alias di Ritz Carlton. Saat menuju RC, gw en adek gw jalan santai di trotoar kawasan SCBD yang penuh dengan bebungaan (Thanks God--gak terik..mayan bok, bawa2x notebook di pungung). Sambil jalan-menikmati pemandangan yang penuh dengan "hutan beton", si adek sempet2xnya komplein masalah trotoar dan gedung perkantoran yang "kurang bersahabat" dengan pejalan kaki. Gw cuma nyahutin aja, "ini untuk kawasan orang-orang bermobil, jeng..tapi mendingan lah--daripada di trotoar Sudirman yang lebih kecil.."
Setelah melewati lobby (yang dengan penjagaan ketat--seperti di airport...ckckck--makin lama orang makin paranoia ya..) gw dan adek langsung menuju lantai 4, tempat acara diselenggarakan. Sempat celinguk kesana kemari dan bertanya sana-sini, nyampai juga di venue sekitar jam 12 kurang.
Di dalam ballroom, acara celingak-celinguk berkelanjutan karena banyak banget meja regisrasi dan notebook berjejer untuk pendaftaran online. Untunglah panitia-nya (yang masih muda2x, bok) cepat tanggap melihat muka kebingungan kita dan memberi guide ke tempat meja registrasi Blogger day yang ada di sudut ruangan. Well, setelah mendaftar ulang--kita diberi info log in masuk ke network BC untuk acara live blogging dan makan siang jam 12.30. Sambil menunggu tempat makan yang masih terjaga dengan sempurna, gw en adek gw iseng2x daftar ke acara umum Bristis Council-nya--dengan registrasi langsung di notebook yang disediakan panitia..Eee mayan, gw bisa ngecek email juga..heheheh dasar--gak bisa liat notebook dengan free internet nganggur nih kayaknya ;p

Sekitar jam 12.30 an--gw dan ade gw langsung menuju ruang makan yang udah disiapn buat panitia & peserta blogger day...hiya lahhh..dah laper berattt,..
Saat menikmati dessert-nya yang mayan enak2x (setelah puas sama salad & main course), gw dan adek kenalan dengan salah satu blogger yang biasa dipanggil Ade--yang ternyata ee ternyata, anak Pekanbaru juga. Ohlala....dunia ini kecil, ya jeng.. Karena Ade ingin mendaftar ke acara regular BC, gw dan adek masuk duluan ke arena Blogger day dan duduk dengan manisnya...

Acara pertama, tentang Microsoft live writer & Popfly,..wah asik juga..wlopun gw gak bgitu konsen karena harus mencoba beberapa kali connect ke server setempat. Setelah itu berlanjut ke acara sharing dari para blogger2x top seperti mbak miun, raditya, pak Wicak-ndoro kakung & bang enda nasution. sahring-nya asik juga wlo gw sempat gondok karena laptop-nya lo-bet..Oh no...mana charger gak dibawa lagi...Hiyaaaa..pupus deh harapan ikut live competition-nya...
Karena udah gak bisa ikutan--sekitar jam 3.30-gw dan adek gw keluar dari arena blogger dan melihat pameran sekolah-sekolah Inggris yang ada sembari melihat-lihat peluang sekolah bagus..Who knows, bisa dapet Chevening award & terbang ke UK?..heheh Gw pasti langsung sujud syukur & syukuran 2 hari 2 malem deh tuh klo bener kejadian...Semangat, man..semangat buat beasiswa....
Gw hanya berharap--moga moga acara seperti ini sering diadain--selan menambah ilmu, tentu juga temen baru..dan pengalaman baru--SELALU BAWA CHARGER wlo baterei fully charged!!!

Sunday, April 6, 2008

Legging-on the way (to Bloger Day)

Gak berasa hari minggu nyampe juga--padahal ngarep libur dipertambah..Bukan tanda orang pemalas, cuma berasa lebih letih aja dari hari-hari kemaren..heheh Seperti yang udah direncanain, Minggu 6 April kemaren, gw en adek gw "iseng" mo ikutan Blogger day yang diadain British Council di Ritz Carlton, Jakarta. Selain itu, ya sambil melihat pameran pendidikan Inggris yang juga diadakan di tempat yang sama Nyaris gagal berangkat karena si adek males2xan--jam 10 lewat masih duduk santainya dengan koran ditangan--ngasih alesan males pergi. Wuahhh..gondok juga,..soale gw lagi pengen keluar rumah--pas ada acara yang mayan lah buat diikuti (udah dapat undangan plak--ada gratis makan siang pulak..apalagi coba?). Akhirnya dengan bujukan "paling gak makan enak di Ritz Carlton"--gw en adek berangkat jam 11 lewat. Gw sempat bingung--mo bawa Mac ato PC (yg punya si adek) ya..soalnya untuk wireless-yang PC udah ok, sedangkan Mac yang kepunyaan kantor--blom sempat gw utak-atik wireless connectionnya. Ya sudahlah akhirnya bawa yang PC aja--pede tanpa membaca chargernya.
Siang yang mayan terik gak menyusutkan semangat gw buat having fun di bloger day nanti, sedangkan si adek juga terliat mulai semangat--wlo dia bersikukuh gak mo ikutan live blogging, padahal hadiahnya mayan asik--Microsoft Window 2007 (yang pasti asli). Gregetan juga sih, soalnya dia kan lebih pinter nulis daripada gw..eheheh..tapi klo lagi gak mood emang susah dipaksa..

Sambil nunggu bis yang uamaaa sekai nyampe-nya, kita minum aqua sambil ngobrol ngalor ngidul..ee..akhirnya mata yang lagi "kirang ajar" melihat pemandangan kurang sedap. Ternyata si adek juga melihat hal yang sama,..jadilah kita cekakak-cekikik sambil pura-pura sok innocent gitu.
Pertama yang kita liat,....biasalah, ibu-ibu muda pake celana legging-celana senam super ketat. Wadouwww...jadi ajaib aja bentuknya. Gw gak abis pikir aja, koq ya gak risih ya, baju sependek itu, dengan cueknya pake celana legging yang tipis--yang klo duduk--langsung memperlihatkan rona kulit kaki paha-lutut-betis dan sekitarnya yang langsung bikin mata jadi kurang ajar (entah itu mata laki2x ato perempuan, pasti sama aja--menimbulkan berbagai komen).
Fenomena legging di siang hari ini gak hanya 1 orang loh--tapi 3 orang..
Ckckckck, blum 1-nya lagi ibu muda lagi hamil besar--yang sepertinya mo ke pesta kondangan..mmmm....cuma bisa cengar-cengir aja,..sedangkan gw sempat nyeplos,..wah..abis senam--lupa nyopot legging kali ya..eee..kayaknya ada yg denger--ikutan senyam-senyum juga....
Ok lah...emang sekarang lagi mode celana legging--tapi tetep ngeliat kapan dan pantes apa enggaknya dong...Heheh...yaaa, kita memang sebagai yang melihat cuma bisa cengengesan aja, apalagi gw akuin--gw juga suka pake legging--wlo dilapisi lagi dengan celana panjang...Kiamat kaleee klo gw pake legging doang keluar rumah ;p...
Yang kedua, di bis gw melihat cowok "melambai" pake legging merah tua...Oh no!!!!!!, gak deh..gak..langsung yang ada gw otomatis langsung senyum-nahan geli ketawa...ealahhh..tu orang malah senyum balik ke gw....Oalah..aksi gw salah kayaknya nih....Jadinya gw mo cerita ke adek--malah tertahan sambil memalingkan muka dan nyari topik pembicaraan yang lain. Bukan apa-apa, pose duduk gw sama si adek waktu di bis, amat-amat terpaksa, duduk dengan manisnya di bangku cadangan di samping sopir--menatap ke seluruh penumpang satu bis. Mo gak mo jadi bisa merhatiin orang satu bis duongggg...
Welehhh...sungguh perjalanan yang jadi penuh senyum dan ketawa-ketawa jadinya.
Emang kadang gara-gara melihat sesuatu-mulut jadi suka kurang ajar ya,...tapi gw dan adek masih berusaha untuk menahan diri untuk gak sampai berlarut2x "membicarakan" keanehan orang lain di mata kita. Toh, bisa jadi orang lain juga meanggap kita aneh kan?..hehehe...
Wlo bagaimanapun juga--kayaknya sampai akhir tahun ini, fenomena legging-on the way masih bakal marak dimana-mana..Hidup Legging!!!

Wednesday, April 2, 2008

Ngobrol ringan film G30S/PKI

Menyambut hari film nasional yang jatuh pada tanggal 30 maret 2008, salah satu milis yang gw ikuti (cinemagsforum@yahoogroups.com-yang gak ada hubungannya dengan majalah cinemags ;p), iseng-iseng membuat polling film nasional yang menjadi favorit ataupun yang meninggalkan kesan tersendiri. Polling yang dibuat bersifat terbuka (open questions) sehingga anggota bebas menjawab sesuai dengan pertanyaan yang dberikan.

Pertanyaan-pertanyaan yang diberikan antara lain:

(1) Sebutkan 10 film Indonesia yang paling favorit buat anda, paling berkesan, paling menghibur .. pokoknya paling oke menurut selera anda. Kurang atau lebih dari 10 boleh2 aja:)
(2) Siapa aktor, aktris dan sutradara film Indonesia favorit anda?
(3) Siapa aktris dan aktor watak yang paling berbakat saat ini? (alias aktingnya paling meyakinkan dan punya karakter tersendiri)
(4) Di luar drama, horror dan romantis, genre apa yg anda tunggu2 dari film Indonesia?
(5) Kalo anda jadi produser, apakah ada angan2 film yg ingin anda buat? (ceritanya) tentang apa? - ini pertanyaan optional, boleh pass alias boleh ga dijawab.. hehe.
(6) Apakah ada film Indonesia yg anda inginkan untuk dibuat sequelnya?
(7) Ba
gaimana perkembangan film Indonesia saat ini menurut anda? Cukup progresif alias maju pesat? Diam di tempat dg genre monoton? Atau gimana? Apakah harapan anda thd film Indonesia? Silakan kirim komentar dan kritiknya.

Dari beberapa jawaban yang masuk dari anggota milis--ada beberapa jawaban dari pertanyaan nomor 1 yang menarik perhatian yaitu film Pengkhianatan G30S/PKI. Ternyata film ini masuk ke dalam salah satu film yang paling berpengaruh pada masa Orba (ya iyalah..saat sekarang udah gak pernah lagi diputer--sejak lengsernya sang Jendral)
Tanpa membahas entah itu film propaganda, film "cuci otak atau film dengan maksud-maksud terselubung--para anggota membahas betapa efek film itu masih "membekas" hingga sekarang.


=======================================================
Ini beberapa komen atas film itu (termasuk gw tentunya)

Angga: "
Penghianatan G30 S/PKI (terlepas dari kontroversialnya film ini, buat gw ini film horror terbaik indonesia sampai saat ini. Kalo abis nonton nih film, pocong/kuntilanak/babi ngepet kaga ada apa-apanya!)"

Novi(gw):
"betul banget...wlo berasa "cuci otak" dengan film ini--tetapi musiknya masik tergiang2x di telinga,..apalagi pas tarian genjer-genjer..hiyyyyyyyyy"

Angga: "Apalagi pas adegan waktu Jendral Panjaitan lagi berdoa di depan pager rumahnya terus ditembak sama tentara dan disaksikan sama beberapa anaknya, salah satu anak perempuannya langsung nangis sampe ngejerit sambil lari ke depan pager bekas darah papanya terus ngusap2 mukanya pake darahnya itu sambil teriak “papaaaaa…. Papaaaaaa….”…..Nih adegan memorable banget buat gw dan terus terngiang-ngiang sampe nggak bisa tidur… :D"

Eric:
"Sekarang kalo dipikir2 film ini sebetulnya kurang pantas buat anak2 ya? .. hehe ... karena memang adegannya cukup mengerikan alias not appropriate buat anak2 .... dan ini terbukti juga banyak temen2 gue yg memasukkan film ini sebagai film horor yg paling memorable dan mengerikan sepanjang masa ... hehe .. jadi bisa disimpulkan: berhati2lah kalo ngajak anak kecil nonton film ... kalo filmnya nggak pas bisa jadi trauma seumur hidup .... :)
Klo gue yg paling keinget itu pas salah satu jendral (lupa gue jendral siapa) yang bilang "ini malam apa ya?" (gitu deh klo ga salah) ... trus saat ada burung yg berseliweran di ruangan rumah salah satu jendral .. kesannya tuh menakutkan gelap menyengat menyesakkan campur jadi satu deh pokoknya ... plus lagu pengiring saat para jendral diarak ke lubang buaya .. scorenya horor banget .. :)"

Reza:
"Penghianatan G30 S/PKI--Udah pada tau quote-nya...pokoknya ngeri aja"

Angga: "Justru point-nya disitu ric, ketika itu kan film ini memang dibuat sebagai alat propaganda dan cuci otak supaya anak2 dan orang Indonesia kebanyakan untuk membenci salah satu partai dan orde tertentu saat itu. Dan hasilnya sangat – sangat efektif. Inilah mesin pencuci otak tersukses yang pernah dimiliki bangsa ini
Supaya nyambung sama polling, kayanya seru juga kalo ada sineas Indonesia yang cukup nekat untuk buat kontra dari film penghianatan G 30S/PKI. Jadi ceritanya masih dengan setting yang sama hanya saja diceritakan dari sudut pandang simpatisan partai tersebut yang katanya (ini yang gw baca dari berbagai sumber lo ya…) penyiksaan secara sadis terhadap para jendral itu sebenernya nggak ada. I think it would be controversial Indonesian movie of the year…hehehehe"

Epse Ringgo:
"ya... gw setuju kalo Film G 30 S PKI cendrung bergenre film horor, bukan bergenre sejarah. Kalo ditonton sekarang masih kerasa seremnya (banget). ada Kalimat yang inget sampai sekarang :
DARAH ITU MERAH JENDRAL..."

Eric:
"Yoi, ini film propaganda .... tapi kok waktu kecil gue malah ga kepikiran soal partai komunisnya sama sekali ... yg ada cuma rasa kasihan thd para jendralnya, yg keinget cuma kapten Tendean, plus letjan Ahmad Yani yg kalo ga salah beliau masih sempat pake pakean dinas rapi dan akhirnya di-dor di tempat (cmiiw, udah agak lupa sih:), pak Harto-nya malah kliatan kurang tanggap dan lemah gitu kesanya ... itu kesan gue waktu kecil ... hehe ... soal mereka sebenarnya dihabisi pki ato dihabisi "pki palsu" ato "dibiarkan" dihabisi pki, nah itu menarik ditunggu film political thrillernya ... hehe ... semoga nanti ada yg berani membuat .. coz "the general" has passed away few months ago "

Arif: "Perlu dibuat lanjutannya? Atau...prequel..Ceritanya si Aidit ;p"

================================================================
So,...what do you think?... Ada yang terkesan dengan filmnya? Merasa jadi "korban propaganda?" Sama duong...hehehhe